Pengertian Investor Menurut Para Ahli dan Jenis-Jenisnya

Apa sebenarnya maksud atau pengertian investor dalam ilmu akuntansi maupun menurut para ahli ekonomi? definisi investor secara umum sering kita dengar lebih mengarah pada kegiatan investasi penanaman saham di dalam pasar modal. Istilah atau nama lain dari investor adalah orang yang melakukan pembelian properti, saham perusahaan, mata uang, derivatif dan komoditi tertentu pada dunia perbisnisan.

Tujuan utama investor melakukan pembelian tersebut adalah untuk memperoleh keuntungan, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Pelaku investasi disebut investor, bisnis ini bukan merupakan profesi utama bagi orang yang terjun dalam kegiatan bisnis ini. Investor dibagi menjadi dua, yaitu dalam negeri dan asing (luar negeri).

Pengertian Investor Menurut Para Ahli dalam Pasar Modal
Baca: Cara Memperoleh Modal

Investor dalam negeri adalah orang Indonesia asli yang menanamkan saham. Kemudian, pengertian investor asing adalah orang luar negeri yang menanamkan saham di Indonesia. Jumlah investor asing di Indonesia sangat banyak, dikelompokkan berdasarkan negara. Dikutip dari liputan6, 5 negara penanam investasi terbesar di Indonesia meliputi : Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan dan Amerika Serikat.

Kembali ke fokus utama, berikut ini penjelasan pengertian investor menurut para ahli di bidangnya.

Pengertian Investor Menurut Para Ahli

Menurut Nasarudin dan Surya (2004), Pengertian investor adalah suatu pihak atau sebuah lembaga dari dalam negeri (domestik) ataupun luar negeri (non domestik) yang melakukan kegiatan investasi jangka pendek maupun jangka panjang. Bentuk penanaman modalnya tergantung dari jenis investasi yang dipilih.

Jenis-Jenis Investor Berdasarkan Penanaman Saham

Berdasarkan penanaman sahamnya, investor dibagi menjadi 3 jenis, yakni Growthh Investing, Income Investing, dan Calue Investing. Berikut ini penjelasannya.

1. Growth Investing (Investasi Pertumbuhan)

Jenis investasi ini fokus pada pertumbuhan perusahaan, meliputi rencana dan perilaku manajemen, pertumbuhan jangka menengah dan jangka panjang. Semakin tinggi potensi pertumbuhan perusahaan merupakan parameter investor dalam menentukan apakah akan menanamkan modal pada perusahaan itu atau tidak.

2. Income Investing (Investasi Pendapatan)

Jenis Investor ini lebih memilih perusahaan yang loyal dalam membagi deviden (laba yang diterima oleh pemilik saham). Selain mendapatkan penghasilan secara rutin, rasa aman merupakan salah satu faktor investor memilih perusahaan tersebut untuk menanamkan modalnya. Maka dapat disimpulkan bahwa pemilihan saham harus benar-benar yang transparan dan jelas.

3. Calue Investing (Investasi Nilai)

Jenis investor ketiga ini akan mencari sekuritas (surat hutang) yang mempunyai nilai intrinsik (melekat pada fisik) tinggi. Fokus utama mereka adalah nilai value atau sesuatu yang dapat ditawarkan kepada pasar untuk dimiliki, konsumsi, gunakan dan dinikmati untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan.

Secara umum, tujuan investor dalam pasar modal yaitu untuk memperoleh deviden (bunga) yang dibayar oleh emiten. Tujuan kedua yaitu kepemilikan perusahaan, semakin banyak saham yang dimiliki investor, maka dapat menguasai perusahaan.

Tujuan lainnya yaitu berdagang, mereka membeli saham saat harga sedang turun atau stabil, kemudian dijual saat harga saham sedang tinggi. Baca juga: Ciri-Ciri Wirausaha yang Berhasil

Itulah sedikit  pengetahuan bisnis terkait dengan Pengertian Investor Menurut Para Ahli dalam Pasar Modal. Semoga bermanfaat dan berguna. Salam sukses.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel